Daftarkan segera diri Anda.
Pasca berakhirnya gelombang I penerimaan calon mahasiswa baru di Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Mahardika, kini penerimaan calon mahasiswa baru di kampus kesehatan dan teknologi itu, sudah memasuki gelombang II. Ditargetkan hingga akhir pendaftaran nanti ada seribu lebih pendaftar yang masuk di Tahun Ajaran 2023/2024 ini.
Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Mahardika, Angga Gumilar Rasmita, SH mengatakan, penerimaan calon mahasiswa baru pada gelombang ke II kali ini, sudah dimulai pertanggal 2 Mei 2023 dan akan berakhir pada tanggal 6 Agustus 2023, setelah sebelumnya pendaftaran pada gelombang I dibuka dari tanggal 1 November 2022- 23 April 2023.
“Dengan perkembangan adanya pembangunan kampus 2 di jalan perjuangan Kota Cirebon, kami menargetkan seribu pendaftar diakhir gelombang ke II nanti, adapun pendaftar yang sudah masuk ada sekitar 500 pendaftar,”katanya Kamis 22 Juni 2023.
Angga menjelaskan Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Mahardika sebelumnya adalah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mahardika, saat ini memiliki dua Fakultas pilihan diantaranya ada Fakultas Kesehatan, yaitu ada Prodi Keseahatan Masyarakat (S1), Prodi Ilmu Keperawatan (S1), Prodi Kebidanan (D3), Prodi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (D3) dan Profesi Ners, kemudian ada Fakultas Teknologi yaitu ada Prodi Teknik Informatika (S1).
“Ayo kuliah di Institut Teknologi dan Kesehatan Mahardika, kalian bisa daftar offline maupun online, informasi lebih lanjut bisa hubungi nomor admin PMB di 087763814991,”jelasnya.
Lebih lanjut kata Angga dapatkan keringanan biaya kuliah lewat beasiswa kuliah di Institut Teknologi dan Kesehatan Mahardika, diantaranya lewat beasiswa rekomendasi, beasiswa Hafidz Qur’an, beasiswa Aktif Organisasi, beasiswa prestasi dan beasiswa KIP.
Dua orang mahasiswi Program Studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Mahardika, berhasil lolos pada program pertukaran mahasiswa Merdeka (PMM) Tahun 2023. Mereka nantinya akan mengikuti perkuliahan selama satu semester di kampus yang dituju. Kedua mahasiswa Insitut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Mahardika, yang lolos Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PPM) Tahun 2023 tersebut adalah, Atika Alfarida Prodi Kesmas 4 A akan mengikuti kuliah di Universitas Mulawarman Kalimantan Timur dan Nurul Rizki Ardiyanti Kesmas 4 B akan kuliah di Universitas Halu Oleo Sulawesi Tenggara. Atika Alfarida dan Rizki Ardiyanti menyebutkan mereka merasa senang bisa mengikuti Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Tahun 2023. Mereka bisa lolos menjadi salah satunya dari ribuan peserta yang mendaftar di ratusan Perguruan Tinggi Penerima PMM 2023. “Senang pastinya dan dag dig dug rasanya, dan tidak menyangka juga sih, kami bisa lolos Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PPM) Tahun 2023 ini, program ini tentunya bisa menambah wawasan, bisa menambah teman, sekalian juga bisa jalan-jalan keluar pulau,”ungkap keduanya saat ditemui di kampus Institut Teknologi dan Kesehatan Mahardika Sabtu 10 Juni 2023. Keduanya menceritakan sebelumnya melakukan persiapan sekitar tiga bulan sebelum adanya pengumuman hasil seleksi kelolosan Penerimaan Mahasiswa Merdekan (PMM) Tahun 2023, sebelumnya mereka follow kemudian daftar dan mengikuti pelatihan dan seleksi lanjutan, dengan mengerjakan soal sebanyak 70 soal terdiri dari soal kebinekaan dan VCAT. Adapun untuk kedunya nanti akan mengikuti kuliah di kampus yang dituju pada awal Bulan Agustus dan akhir Agustus tahun 2023 mendatang. Rektor Institut Teknologi dan Kesehatan Mahardika Dr. Hj. Yani Kamasturyani, SKM MHKes mengatakan, pihaknya mengucapkan selamat kepada mahasiswa, yang telah lulus menjadi peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Tahun 2023. “Semoga ilmu yang akan dipelajari mahasiswa ITEKES Mahardika di dua kampus yang berbeda bisa bermanfaat bagi mereka, program ini juga bisa dijadaiakn sebagai ajang untuk menambah wawasan dan lingkungan baru, selain kuliah di kampus ITEKES Mahardika ini,”ungkap Yani.
Tutup
Kesehatan lingkungan di sejumlah wilayah khususnya di Cirebon kota sedang tidak baik-baik saja, kesehatan lingkungan terhalang karena populasi sampah, Mahasiswa Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Mahardika, mendorong mahasiswanya sebagai agen perubahan kesehatan lingkungan.
Hal itu diwujudkan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat (HMPS) dengan menggelar Kuliah Pakar bertemakan“Peran Mahasiswa sebagai Agen Perubahan dalam Mewujudkan Transformasi Kesehatan Lingkungan Perkotanaan yang Berkelanjutan” bertempat di Gedung Auditorium Kemuning Selasa 04 Juli 2023.
Kuliah pakar dengan menghadirkan pemateri kompeten Listianingrum, ST., M.Si tersebut diikuti antusias sebanyak 156 peserta dari mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) semester 2,4,6.
Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Dea Andini mengatakan, kuliah pakar ini adalah kegiatan program studi, bertujuan agar mahasiswa sadar akan kesehatan lingkungan di tempat mereka tinggal, karena saat ini dari hasil pantauan mahasiswa lingkungan sedang tidak baik-baik saja.
“Lingkungan perkotaan ini gak jauh beda sama daerah pedesaan, seperti adanya tumpukan sampah gunung sampah di daerah kopi luhur, ada beberapa tempat yang kumuh juga,”ungkap Dea.
Dea menambahkan mahasiswa diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat mengimplementasikan diri sendiri dulu, “Peduli terhadap kebersihan lingkungan, bagaimana cara mengolah sampah, sehingga bisa tercapai kesehatan lingkungan, disamping kedepannya kami akan membangun bank sampah,”target Dea.
Senada Sekretaris Himpunan Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Risma Hasanah menyebut, soal polemik sampah yang terjadi sekarang ini karena diri kita sendiri adalah sebagai produsen sampah.
“Bisa dibilang sebagai penghasil sampah di bumi ini, sehingga diharapkan dengan adanya kuliah pakar ini, mahasiswa punya pengetahuan, seperti jenis sampah yang ada yaitu sampah organik, unorganik dan B3, sehingga diharapkan mahasiswa sebagai agen perubahan bisa peduli terhadap lingkungan, dalam menjadikan kebersihan lingkungan sehingga terwujudnya kesehatan lingkungan yang semestinya,”harapnya.
Saat ini, sudah ada berbagai macam sistem pembayaran online yang berkembang di Indonesia. Di era yang serba modern ini, penjual dan pembeli tentu harus beradaptasi dengan perkembangan tersebut. Sistem pembayaran online hadir untuk mempermudah transaksi jual beli online yang dilakukan kedua pihak, sehingga Anda pun harus tahu apa saja jenis pembayaran online dengan tujuan menjangkau konsumen yang lebih luas.
Seperti yang Anda ketahui, pola jual beli masyarakat sudah beralih ke sistem online. Ditambah lagi dengan kemajuan teknologi dan internet, mulai banyak bermunculan platform online untuk memberikan wadah khusus pengguna dalam melakukan transaksi online seperti marketplace, media sosial, atau website. Begitu pun dengan proses pembayaran online atau pembayaran digital yang sangat diminati para penjual dan pembeli.
Munculnya platform jual beli online turut mempengaruhi sistem pembayaran. Nah, sistem pembayaran online atau yang disebut dengan internet payment system adalah sebuah layanan transaksi pembayaran yang dapat dilakukan secara online. Singkatnya dari maksud pembayaran online yaitu Anda dapat bertransaksi secara fleksibel melalui internet payment ini tanpa melalui ATM (Anjungan Tunai Mandiri).
TutupInstal ITEKES CIREBON, dan akses seperti aplikasi biasa. Buka menu Chrome Anda dan ketuk "Tambahkan ke Layar Utama".
Mungkin nantiInstal ITEKES CIREBON, dan akses seperti aplikasi biasa. Buka menu Safari Anda dan ketuk "Tambahkan ke Layar Beranda".
Mungkin nanti
Dua orang mahasiswi Program Studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Mahardika, berhasil lolos pada program pertukaran mahasiswa Merdeka (PMM) Tahun 2023. Mereka nantinya akan mengikuti perkuliahan selama satu semester di kampus yang dituju. Kedua mahasiswa Insitut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Mahardika, yang lolos Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PPM) Tahun 2023 tersebut adalah, Atika Alfarida Prodi Kesmas 4 A akan mengikuti kuliah di Universitas Mulawarman Kalimantan Timur dan Nurul Rizki Ardiyanti Kesmas 4 B akan kuliah di Universitas Halu Oleo Sulawesi Tenggara. Atika Alfarida dan Rizki Ardiyanti menyebutkan mereka merasa senang bisa mengikuti Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Tahun 2023. Mereka bisa lolos menjadi salah satunya dari ribuan peserta yang mendaftar di ratusan Perguruan Tinggi Penerima PMM 2023. “Senang pastinya dan dag dig dug rasanya, dan tidak menyangka juga sih, kami bisa lolos Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PPM) Tahun 2023 ini, program ini tentunya bisa menambah wawasan, bisa menambah teman, sekalian juga bisa jalan-jalan keluar pulau,”ungkap keduanya saat ditemui di kampus Institut Teknologi dan Kesehatan Mahardika Sabtu 10 Juni 2023. Keduanya menceritakan sebelumnya melakukan persiapan sekitar tiga bulan sebelum adanya pengumuman hasil seleksi kelolosan Penerimaan Mahasiswa Merdekan (PMM) Tahun 2023, sebelumnya mereka follow kemudian daftar dan mengikuti pelatihan dan seleksi lanjutan, dengan mengerjakan soal sebanyak 70 soal terdiri dari soal kebinekaan dan VCAT. Adapun untuk kedunya nanti akan mengikuti kuliah di kampus yang dituju pada awal Bulan Agustus dan akhir Agustus tahun 2023 mendatang. Rektor Institut Teknologi dan Kesehatan Mahardika Dr. Hj. Yani Kamasturyani, SKM MHKes mengatakan, pihaknya mengucapkan selamat kepada mahasiswa, yang telah lulus menjadi peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Tahun 2023. “Semoga ilmu yang akan dipelajari mahasiswa ITEKES Mahardika di dua kampus yang berbeda bisa bermanfaat bagi mereka, program ini juga bisa dijadaiakn sebagai ajang untuk menambah wawasan dan lingkungan baru, selain kuliah di kampus ITEKES Mahardika ini,”ungkap Yani.
Tutup
Kesehatan lingkungan di sejumlah wilayah khususnya di Cirebon kota sedang tidak baik-baik saja, kesehatan lingkungan terhalang karena populasi sampah, Mahasiswa Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Mahardika, mendorong mahasiswanya sebagai agen perubahan kesehatan lingkungan.
Hal itu diwujudkan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat (HMPS) dengan menggelar Kuliah Pakar bertemakan“Peran Mahasiswa sebagai Agen Perubahan dalam Mewujudkan Transformasi Kesehatan Lingkungan Perkotanaan yang Berkelanjutan” bertempat di Gedung Auditorium Kemuning Selasa 04 Juli 2023.
Kuliah pakar dengan menghadirkan pemateri kompeten Listianingrum, ST., M.Si tersebut diikuti antusias sebanyak 156 peserta dari mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) semester 2,4,6.
Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Dea Andini mengatakan, kuliah pakar ini adalah kegiatan program studi, bertujuan agar mahasiswa sadar akan kesehatan lingkungan di tempat mereka tinggal, karena saat ini dari hasil pantauan mahasiswa lingkungan sedang tidak baik-baik saja.
“Lingkungan perkotaan ini gak jauh beda sama daerah pedesaan, seperti adanya tumpukan sampah gunung sampah di daerah kopi luhur, ada beberapa tempat yang kumuh juga,”ungkap Dea.
Dea menambahkan mahasiswa diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat mengimplementasikan diri sendiri dulu, “Peduli terhadap kebersihan lingkungan, bagaimana cara mengolah sampah, sehingga bisa tercapai kesehatan lingkungan, disamping kedepannya kami akan membangun bank sampah,”target Dea.
Senada Sekretaris Himpunan Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Risma Hasanah menyebut, soal polemik sampah yang terjadi sekarang ini karena diri kita sendiri adalah sebagai produsen sampah.
“Bisa dibilang sebagai penghasil sampah di bumi ini, sehingga diharapkan dengan adanya kuliah pakar ini, mahasiswa punya pengetahuan, seperti jenis sampah yang ada yaitu sampah organik, unorganik dan B3, sehingga diharapkan mahasiswa sebagai agen perubahan bisa peduli terhadap lingkungan, dalam menjadikan kebersihan lingkungan sehingga terwujudnya kesehatan lingkungan yang semestinya,”harapnya.
Saat ini, sudah ada berbagai macam sistem pembayaran online yang berkembang di Indonesia. Di era yang serba modern ini, penjual dan pembeli tentu harus beradaptasi dengan perkembangan tersebut. Sistem pembayaran online hadir untuk mempermudah transaksi jual beli online yang dilakukan kedua pihak, sehingga Anda pun harus tahu apa saja jenis pembayaran online dengan tujuan menjangkau konsumen yang lebih luas.
Seperti yang Anda ketahui, pola jual beli masyarakat sudah beralih ke sistem online. Ditambah lagi dengan kemajuan teknologi dan internet, mulai banyak bermunculan platform online untuk memberikan wadah khusus pengguna dalam melakukan transaksi online seperti marketplace, media sosial, atau website. Begitu pun dengan proses pembayaran online atau pembayaran digital yang sangat diminati para penjual dan pembeli.
Munculnya platform jual beli online turut mempengaruhi sistem pembayaran. Nah, sistem pembayaran online atau yang disebut dengan internet payment system adalah sebuah layanan transaksi pembayaran yang dapat dilakukan secara online. Singkatnya dari maksud pembayaran online yaitu Anda dapat bertransaksi secara fleksibel melalui internet payment ini tanpa melalui ATM (Anjungan Tunai Mandiri).
Tutup